Alergi penyebab dan cara menanganinya

Alergi penyebab dan cara menanganinya

 

Apa itu Alergi ?

  • Alergi adalah respon abnormal dari sistem kekebalan tubuh. Orang-orang yang memiliki alergi memiliki sistem kekebalan tubuh yang bereaksi terhadap suatu zat biasanya tidak berbahaya di lingkungan. Ini substansi (serbuk sari, jamur, bulu binatang, dll) disebut alergen.
  • Alergi merupakan bentuk reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang dianggap berbahaya walaupun sebenarnya tidak. Ini bisa berupa substansi yang masuk atau bersentuhan dengan tubuh.

Alergen atau substansi pemicu alergi hanya berdampak pada orang yang memiliki alergi tersebut. Pada orang lain, alergen tersebut tidak akan memicu reaksi kekebalan tubuh. Beberapa jenis substansi yang dapat menyebabkan reaksi alergi meliputi gigitan serangga, tungau debu, bulu hewan, obat-obatan, makanan tertentu, serta serbuk sari.

Saat tubuh pertama kali berpapasan dengan sebuah alergen, tubuh akan memproduksi antibodi karena menganggapnya sebagai sesuatu yang berbahaya. Jika tubuh kembali berpapasan dengan alergen yang sama, tubuh akan meningkatkan jumlah antibodi terhadap jenis alergen tersebut. Hal inilah yang memicu pelepasan senyawa kimia dalam tubuh dan menyebabkan gejala-gejala alergi.

Bagaimana alergi bisa terjadi

Di dalam tubuh manusia terdapat mekanisme pertahanan berupa humoral dan selular, hal itu tergantung pada aktivasi sel B dan sel T yang ada di tubuh. Pada sistem imunitas humoral yang berperan adalah sel B, sedangkan pada respon imunitas selular yang berperan adalah sel T. Selain itu, di dalam tubuh manusia juga terdapat antigen. Antigen merupakan zat yang merangsang sistem imunitas sehingga dapat menghasilkan antibodi. Adanya gangguan atau aktivitas berlebihan pada antigen akan menimbulkan reaksi sensitivitas atau kepekaan yang berlebihan.

Gejala-gejala yang Muncul Saat Alergi

Ada beberapa gejala alergi yang umum terjadi, antara lain

  • Bersin-bersin.
  • Batuk-batuk.
  • Sesak napas.
  • Ruam pada kulit.
  • Hidung beringus.
  • Terjadi pembengkakan di bagian tubuh yang berpapasan dengan alergen, misalnya wajah, mulut dan lidah.
  • Gatal dan merah pada mata.
  • Mata berair.

Tingkat keparahan alergi juga berbeda-beda pada tiap orang, ada yang mengalami reaksi alergi ringan dan ada yang parah sampai berakibat fatal yang disebut dengan anafilaksis. Jika mengalami anafilaksis, Anda membutuhkan penanganan medis darurat . Cara paling ampuh dalam mencegah alergi adalah menghindari diri dari substansi pemicunya atau alergen, dan selalu menjaga pola makan serta kebersihan diri .

Gejala awal kita terkena Alergi biasanya karena kita memakan sesuatu yang menyebabkan kita menjadi alergi , menghirup sesuatu yang dapat membuat kita menjadi alergi serta ada sesuatu yang menempel dibagian kulit yang terjadi alergi , akibatnya kita menjadi sakit

Berikut serangkaian kegiatan menciptakan reaksi alergi:

  • Tubuh mulai menghasilkan antibodi jenis tertentu, yang disebut IgE, untuk mengikat allergen.
  • Kemudian Antibodi melampirkan ke bentuk sel darah yang disebut sel mast. sel Mast dapat ditemukan di saluran udara, di usus, dan di tempat lain. Kehadiran sel mast dalam saluran udara dan saluran pencernaan membuat daerah ini lebih rentan terhadap paparan alergen.
  • Dan Mengikat alergen ke IgE, yang melekat pada sel mast. Hal ini menyebabkan sel mast untuk melepaskan berbagai bahan kimia ke dalam darah. Histamin, senyawa kimia utama, menyebabkan sebagian besar gejala reaksi alergi.

Dari reaksi Alergi tersebut timbul  Gejala dari reaksi alergi. Gejala umum meliputi:

  • Gatal, mata berair
  • Bersin
  • Gatal, hidung beringus
  • Ruam
  • Merasa lelah atau sakit
  • Hives (gatal-gatal dengan bercak merah )

Reaksi alergi yang paling parah disebut anafilaksis. Dalam anafilaksis, alergen menyebabkan reaksi alergi seluruh tubuh yang dapat mencakup: Gatal-gatal dan gatal-gatal di seluruh (bukan hanya di daerah terbuka), Mengi atau sesak napas, Suara serak atau sesak di tenggorokan atau bisa juga Kesemutan di tangan, kaki, bibir, atau kulit kepala

Anafilaksis adalah mengancam jiwa dan memerlukan perhatian medis segera. Gejala dapat berkembang pesat, sehingga menuju ruang darurat jika ada, kecurigaan dari anafilaksis.
Gejala-gejala anafilaksis antara lain :

  •  Sesak napas yang parah.
  • Pingsan akibat tekanan darah yang turun.
  • Mual-mual.
  • Ruam pada kulit.
  • Denyut nadi yang cepat, tapi lemah.

Penyebab Terjadinya Alergi

Substansi penyebab alergi atau alergen biasanya tidak berbahaya dan tidak mengakibatkan gejala alergi pada orang lain. Beberapa jenis alergen yang umumnya menjadi Penyebab terjadinya alergi yaitu :

  • Alergi Karena Gigitan Atau Sengatan Serangga , Selain pembengkakan pada bagian yang digigit, jenis alergi ini dapat menyebabkan munculnya gatal-gatal di seluruh tubuh, batuk-batuk, sesak dada, serta sesak napas. Alergi karena Gigitan serangga, misalnya sengatan lebah.
  • Alergi Karena Substansi dari Udara
    Jika Anda memiliki alergi terhadap substansi di udara seperti debu, serbuk sari, atau tungau debu, gejala utama yang akan Anda alami biasanya adalah bersin-bersin. Gejala tersebut dapat berkembang menjadi hidung berair atau mampet yang memicu kesulitan bernapas. Gatal-gatal pada hidung, mata yang merah, berair, dan bengkak juga dapat muncul. Substansi di udara, misalnya bulu hewan, tungau debu atau serbuk sari.
  • Alergi Akibat Makanan
    Alergi karena makanan tertentu dapat menyebabkan sensasi geli atau gatal dalam mulut. Pembengkakan pada bibir, lidah, mata, tenggorokan, atau wajah juga bisa terjadi. Selain itu, alergi ini juga dapat mengakibatkan ruam gatal dan merah pada kulit, mual-mual, sakit perut, serta diare. alergi akibat makanan misalnya Makanan tertentu, seperti  kerang, kacang-kacangan, kepiting, udang atau susu kacang.
  • Alergi Akibat Obat
    Obat juga dapat mengakibatkan reaksi alergi. Gejalanya dapat berupa gatal-gatal pada kulit, ruam, pembengkakan pada wajah, kesulitan bernapas serta anafilaksis. Alergi akibat Obat-obatan, misalnya antibiotik penisilin.
  • Alergen yang bersentuhan dengan kulit secara langsung, misalnya bahan kimia pada parfum, sabun, sampo , perwarna rambut, perhiasan. atau bahan lateks. Alergi jenis ini akan mengakibatkan sejenis peradangan pada kulit yang dikenal sebagai dermatitis kontak. Dermatitis kontak menyebabkan gejala gatal-gatal, ruam kemerahan, dan bersisik.

Reaksi alergi muncul saat sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap alergen yang dianggapnya berbahaya, walau sebenarnya tidak. Karena itu, terbentuklah antibodi yang disebut imunoglobulin E (IgE). Saat kontak antara tubuh dan alergen kembali terjadi, tubuh akan memproduksi lebih banyak IgE. Kemudian IgE akan memicu pelepasan zat-zat kimia alami seperti histamin yang menyebabkan gejala-gejala alergi.

Risiko seseorang untuk mengalami alergi juga dapat meningkat karena faktor keturunan serta lingkungan. Jika ayah atau ibu Anda memiliki alergi tertentu, Anda juga berisiko tinggi memiliki alergi, meski jenis alerginya tidak selalu sama.

Faktor lingkungan juga dapat memengaruhi risiko alergi. Penelitian menunjukkan bahwa semakin lama dan sering seseorang terpajan alergen tertentu maka risikonya untuk memiliki alergi akan makin tinggi. Misalnya, anak yang tumbuh di tengah keluarga perokok pada nantinya bisa menjadi alergi terhadap asap rokok.

Oleh karena itu kita harus dapat mengenal yang menyebabkan terjadinya alergi , selain itu Alergi dapat juga diatasi dengan memeriksakan ke dokter, atau bisa dengan pilihan lain dengan menggunakan obat herbal alami dengan mengetahui awal dari penyebabnya .

Tips Cepat dan Tepat Mengatasi Alergi

Tips cepat dan tepat untuk mengatasi alergi bisa dicari faktor penyebabnya apa , dan kemudian cari solusi mencari obat yang tepat untuk mengobati alergi yang terjadi .

Faktor yang berhubungan dengan terjadinya alergi diantarnya adalah faktor keturunan, lingkungan , dan makanan yang dikonsumsi. Faktor keturunan merupakan faktor yang paling banyak berpengaruh terhadap terjadinya alergi. Sedangkan faktor lingkungan yang berkaitan dengan terjadinya alergi diantaranya adalah polusi udara, kebersihan lingkungan atau dengan adanya binatang tertentu di sekitar.

  • Faktor  Keturunan

Orang tua yang memiliki alergi maka tidak menutup kemungkinan anaknya juga akan menderita alergi. Kemungkinan tersebut lebih besar dibandingkan dengan anak yang orang tuanya tidak memiliki alergi. Anak yang orangtuanya tidak mempunyai alergi kemungkinan akan menderita alergi sebesar 10%. Apabila salah satu orang tua mempunyai alergi maka kemungkinan anak menderita alergi sebesar 30%, sedangkan anak dengan kedua orang tua yang mempunyai alergi maka kemungkinan anak menderita alergi sebesar 50%.

  •  Lingkungan

Banyak alergen yang berasal dari lingkungan sekitar. Debu, tungau, kosmetik, bulu hewan, rumput atau serbuk sari bunga, zat – zat kimia seperti cat, cairan pembersih lantai, obat serangga juga bisa menjadi alergen potensial di lingkungan. Adanya alergen di lingkungan dapat meningkatkan risiko alergi pada saluran pernapasan, yaitu asma. Alergen yang demikian bisa berasal dari spora jamur, kecoa, tungau, debu dan bulu hewan. Alergi sering terjadi di wilayah industri dibandingkan dengan wilayah pertanian. Paparan alergen di awal kehidupan adalah faktor yang paling bisa memicu terjadi alergi.

Berikut beberapa tips atau cara mengobati Alergi  yaitu :

1.Cara Mengobati Alergi Dingin
Gejala seseorang menderita alergi dingin adalah kulit terasa gatal dan merah – merah atau disebut biduran ketika lingkungan sedang bercuaca dingin. Sering juga kulit yang gatal menjadi bengkak. Terkadang hidung menjadi berair dan sebagian orang juga bisa mengalami asma sebagai reaksi alergi terhadap cuaca dingin.

Terapi pengobatan alergi dengan Asam
Caranya : Asam jawa dicampur dengan rimpang temulawak danair 2 gelas dan gula aren secukupnya. Caranya, semua bahan direbus dalam air hingga tersisa 1 gelas, air rebusannya disaring kemudian diminum.

Terapi pengobatan alergi gatal dari akar jombang
Caranya : Bahan alami lainnya adalah dengan merebus sekitar 30 sampai 40 gram akar jombang dalam air 400 cc hingga tinggal 200 cc. Hasil air rebusan diminum dalam keadaan hangat. Bisa juga dengan merebus 40-65 gram akar Rosa Multifona Thumb dalam air 400 cc hingga tinggal 200 cc, air hasil rebusannya diminum sebanyak 2 kali sehari.

Terapi pengobatan alergi gatal dari tanaman leunca
Caranya : Bahan alami lainnya adalah tanaman Leunca ditumbuk sampai halus tanpa disertai akarnya. Setalah ditumbuk sampai halus, oleskan di kulit hingga hijau oleh Launca sebanyak 3 kali sehari.

Terapi pengobatan alergi gatal dari daun sirih
Caranya : 25 lembar daun sirih, 25 lembar daun ketepeng, kemudian direbus dalam air mendidih sebanyak 1000 cc sampai mendidih. Kemudian air rebusan disaring dan didinginkan. Lalu air tersebut digunakan untuk mengompres bagian yang terkena biduran.

Terapi pengobatan alergi Olesi dengan minyak kayu putih atau bedak salicyl
Minyak kayu putih atau bedak salicyl akan membantu meringankan rasa gatal pada kulit karena biduran atau alergi. Caranya : oleskan bedak salicyl keseluruh kulit yang terkena biduran . Atau oleskan minyak kayu putih ke kulit yang terkena biduran.

2. Cara mengobati alergi dengan menghangatkan diri
Pakailah jaket atau pakaian yang tebal ketika cuaca dingin tiba

3. Cara mengobati alergi dengan olahraga
Rajinlah berolah raga untuk menghasilkan hawa panas di dalam tubuh sehingga cuaca dingin di luar dapat dilawan, seperti jogging.

4. Cara Mengobati Alergi Makanan
Mungkin kebanyakan orang memiliki alergi pada konsumsi jenis makanan tertentu. Makanan yang sering kali menyebabkan alergi diantaranya adalah kerang – kerangan, kacang – kacangan, buah – buahan (melon, strawberry, nanas, dll), tomat, pewarna atau penyedap makanan. gejala seseorang yang mengidap alergi terhadap konsumsi makanan tertentu diantaranya adalah:

1.    Diare
2.    Mual
3.    Muntah
4.    Sakit kepala
5.    Kembung
6.    Nyeri perut
7.    Rasa gatal di tenggorokan, mata, kulit, bibir membengkak
8.    Hidung tersumbat, hidung meler
9.    Sesak napas
10.    Bengek
11.    Kesulitan menelan

Untuk mengetahui jenis sumber makanan apa saja yang bisa memicu alergi biasanya menggunakan tes diet eliminasi dan provokasi. Tes ini dilakukan dengan cara mengkonsumsi berbagai macam makanan yang bisa menimbulkan alergi selama 2-3 minggu. Ini disebut dengan diet eliminasi. Bila tidak ada keluhan alergi lalu dilanjutkan dengan tes diet provokasi yaitu dengan mengkonsumsi makanan yang dicurigai sebagai pemicu alergi selama 1 minggu. Apabila selama 3 kali diet provokasi menimbulkan gejala maka makanan tersebut merupakan penyebab alergi.

Seorang yang menderita alergi makanan bisa mengalami salah satu gejala di atas ketika mengkonsumsi makanan tertentu. Penting bagi seorang penderita alergi makanan tertentu untuk menghindari konsumsi makanan yang diduga sebagai alergen. Konsumsi obat antihistamin secara teratur atau jika alergi sudah menjadi berat dapat ditambahkan dengan obat kortikosteroid secara rutin. Mencoba untuk terapi homeopatik menggunakan madu untuk mengurangi keluhan gatal-gatal merah dan bentol tidak ada salahnya asalkan dengan pendampingan ahli terapis.

5. Cara mengobati alergi Obat
Ciri seseorang alergi terhadap obat diantaranya yaitu adanya rasa gatal, merah, biduran pada kulit, wajah bengkak, sesak napas, anafilaksis (tandanya adalah penyempitan saluran pernapasan, naadi cepat, mual, muntah, penurunan tekanan darah, rasa melayang bahkan kehilangan kesadaran). Untuk mengetahui jenis obat apa yang diduga sebagai penyebab alergi dapat menggunakan tes provokasi obat dan tes kulit intrakutan.

Tes provokasi obat digunakan untuk mengetahui alergi terhadap obat yang diminum. Tes ini dilakukan dengan pendampingan ahli. Caranya, pasien minum obat dengan dosis yang dinaikkan secara bertahap kemudian ditunggu reaksinya selama 15-30 menit. satu jenis obat hanya digunakan untuk satu hari. Tes bisa dilanjutkan menggunakan jenis obat lain dengan jarak minimal 1 minggu. Sedangkan pada tes kulit intrakutan dilakukan untuk mengetahui alergi terhadap obat suntikan. Tes dilakukan dengan cara menyuntikkan obat di kulit lengan bawah. Bila terjadi reaksi berupa bentol, merah atau gatal berarti obat suntikan tersebut adalah sumber alerginya.

Untuk menghindari reaksi alergi sebaiknya hindarkan diri mengkonsumsi obat yang telah diduga sebagai penyebab alergi. Namun alergi pada obat ini biasanya bisa datang secara tiba – tiba. Seorang yang dahulunya tidak merasakan efek setelah minum obat tertentu, suatu ketika bisa merasakan gejala alergi setelah minum obat tersebut.

6. Cara Mengobati Alergi Bahan Kimia
Bahan kimia juga bisa menyebabkan alergi. Bahan kimia yang biasa menyebabkan alergi adalah detergen, cairan pembersih rumah, kosmetik, atau cairan kimia lainnya. Gejala alergi terhadap bahan kimia antara lain adalah gatal, bercak merah kulit dan kulit menjadi bersisik. Apabila sudah kronis akan mengakibatkan kulit menjadi menebal dan kering. Untuk menghindari reaksi alergi sebaiknya pilihlah kosmetik atau detergen yang mengandung bahan hipoalergenik. Bahan ini akan melindungi kulit sehingga kulit menjadi lembab. Apabila alergi disebabkan oleh detergen maka ketika mencuci baju menggunakan sarung tangan hingga siku agar busa sabun tidak menempel di kulit. Begitu pula dengan penggunaan cairan pembersih rumah atau cairan kimia lainnya, gunakan sarung tangan dan juga masker ketika kontak dengan bahan tersebut. Cara pengobatan apabila sudah terjadi reaksi alergi sama dengan cara pengobatan alergi yang lain, yaitu dengan segera meminum obat yang mengandung antihistamin atau dengan penggunaan salep khusus alergi.

7. Cara Mengobati Alergi Debu, Serbuk Sari, Asap
Debu memang tidak bisa dihindari apabila seorang sering beraktivitas di luar rumah. Di dalam rumah pun debu kerap muncul jika tidak rajin dibersihkan. Sebagian kecil orang juga alergi apabila menghirup serbuk sari tanaman. Cara untuk mengatasi alergi karena hal tersebut adalah dengan menghindari objek penyebab alergi. Misalnya dengan menggunakan masker apabila sedang beraktivitas di lingkungan yang berdebu. Hindari asap rokok dan asap – asap lainnya. Reaksi karena alergen berupa debu, serbuk sari atau asap biasanya berupa asma dan sesak napas. Untuk mengobatinya bisa menggunakan obat – obatan yang dapat meringankan asma. Bisa juga dengan menggunakan inhaler khusus untuk untuk asma. Segera hindari tempat yang banyak mengandung alergen tersebut agar memperingan gejala.

Suplemen atau obat alami untuk meringankan gejala alergi

Berikut suplemen atau obat alami untuk mengobati alergi yang kita derita diantaranya :

  • Obati alergi dengan madu
    Apabila sobat bukan merupakan penderita alergi madu, madu bisa dijadikan terapi pengobatan alergi karena madu murni yang dikonsumsi setiap hari dapat membangun antibody tubuh terhadap alergen.
  • Obati alergi dengan teh hitam
    Teh hitam atau teh hijau mengandung antioksidan yang dapat mengurangi alergi dan meningkatkan system kekebalan tubuh.
  • Obati alergi dengan kacang kenari
    Kacang kenari mengandung alpha-linolenic acid dan omega-3 yang bereaksi cepat meringankan alergi. Lemak yang terkandung dalam kacang kenari akan menjaga system kekebalan tubuh tetap baik.
  • Obati alergi dengan yoghurt non gula
    Yoghurt tanpa rasa non gula dipercaya dapat mencegah alergi hingga 40%.
  • Cara mengobati alergi dengan jahe
    15 gram jahe, 30 cc rice vinegar, ditambah dengan gula merah secukupnya. Bahan tersebut direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. airnya disaring dan diminum. Lakukan hal tersebut sehari sekali secara teratur.
  • Cara mengobati alergi dengan daun sambung nyawa
    Siapkan 7 lembar daun sambung nyawa, 30 gram sambiloto segar direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc air. Airnya disaring. Ramuan ini diminum apabila alergi menyerang hidung
  • Cara mengobati alergi dengan daun pegagan
    Bahan yang perlu dipersiapkan antara lain 30 gram daun pegagan, 10 gram bawang putih. Bahan direbus dengan air 500 cc hingga air tersisa 250 cc. Airnya disaring dan diminum hangat. Ramuan ini diminum apabila alergi menyerang paru-paru sehingga menimbulkan asma.

Cara Alami untuk Mengatasi Alergi

  • Perhatikan Aliran Udara
    Menjaga udara dalam ruangan agar bebas dari pemicu alergi dapat membantu meringankan reaksi alergi hidung Anda. Instalasi filter udara khusus dalam sistem AC dapat menghilangkan 90% sampai 95% partikel dari udara dalam ruangan Anda. Menutup pintu dan jendela ketika jumlah serbuk sari atau asap di luar ruangan tinggi dapat  membantu menjaga alergen lain tidak memasuki rumah Anda
  • Hilangkan Alergen
    Setiap kali Anda selesai bepergian dan kembali ke rumah, Anda membawa serta partikel-partikel dari dunia luar. Setelah berada di alam terbuka, maka pakaian, sepatu, rambut, dan kulit ditutupi dengan partikel kecil dari tempat yang Anda kunjungi. Dengan mandi dan mengganti pakaian maka Anda akan dapat menghilangkan alergen. Melepas sepatu Anda di pintu akan membantu menjaga agar alergen tidak masuk ke rumah Anda.
  • Tingkatkan Vitamin D Anda
    Banyak studi menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D mungkin menyebabkan gejala alergi atau membuat alergi bertambah buruk. Jika Anda memiliki alergi, cobalah untuk mendapatkan setidaknya 200 IU vitamin D setiap hari. Sumber vitamin D adalah minyak ikan dan lemak ikan, seperti tuna dan salmon, atau suplemen jika Anda tidak bisa mendapatkan vitamin D dari pola makan Anda. Meskipun Anda bisa mendapatkan vitamin D dari sinar matahari, Anda harus memakai tabir surya dengan SPF minimal 15, yang dapat memblokir vitamin D dan menghalangi sinar UV.
  • Gunakan Masker
    Masker dapat mencegah alergen memasuki saluran pernapasan ketika Anda tidak dapat menghindari alergi pemicu tertentu, seperti ketika sedang memotong, menyapu, atau membersihkan. Masker Respirator N95, yang banyak tersedia di toko obat dan toko peralatan medis, akan dapat memblokir 95% partikel kecil, seperti serbuk sari dan alergen lainnya.
  • Makan dengan Pola Makan Sehat
    Satu studi menemukan bahwa anak-anak yang makan dengan pola makan kaya sayuran segar, buah-buahan, dan kacang, khususnya anggur, apel, jeruk, dan tomat,  memiliki gejala alergi lebih sedikit. Sementara para peneliti terus mencari tahu hubungan antara pola makan dan alergi hidung, secara umum diketahui bahwa makan makanan yang sehat memiliki banyak keuntungan bagi tubuh. Sebagai langkah awal. coba tambahkan setidaknya satu buah segar dan sayuran setiap kali makan.
  • Gunakan Pembilas Hidung
    Pembilas hidung membersihkan lendir dari hidung Anda dan dapat membantu meringankan gejala alergi hidung. Hal ini juga dapat membilas bakteri, lendir tipis, dan membantu mengurangi postnasal drip. Beli perangkat bilas atau membuatnya menggunakan Neti pot atau nasal bulb. Campurkan 1/2 sendok teh garam 1/2 dengan sejumput baking soda dalam 8 ons air hangat. Kemudian bungkuk di atas wastafel, siram dengan lembut satu lubang hidung sambil menjaga lubang hidung lainnya ditutup dan biarkan cairan mengalir. Lakukan hal yang sama untuk lubang hidung lainnya.
  • Minum Lebih Banyak Cairan
    Jika Anda merasa sesak atau memiliki postnasal drip dari alergi Anda, cobalah minum lebih banyak air, jus, atau cairan lainnya. Minum cairan tambahan dapat membantu mengencerkan lendir di hidung Anda dan mungkin meredakan sesak. Cairan panas, seperti teh, kaldu, atau sup, dapat menenangkan karena ada tambahan manfaat uap.

    Pelajari Cara Membersihkan yang Aman
    Menjaga kebersihan rumah Anda merupakan salah satu cara terbaik untuk menjauhi alergen dari dalam ruangan. Akan tetapi membersihkan dengan bahan kimia berat dapat memperburuk alergi dan memicu gejala alergi. Coba bersihkan dengan produk rumah tangga biasa seperti cuka atau baking soda. Dan gunakan vacuum cleaner yang memiliki filter HEPA untuk menangkap alergen. Jika alergi Anda parah, sebaiknya minta tolong orang lain untuk melakukan pembersihan.

    Coba Uap Panas
    Menghirup uap panas adalah cara sederhana untuk mengurangi ketidaknyamanan hidung tersumbat dan dapat meringankan pernapasan ketika Anda mengalami alergi. Siapkan mangkuk berisi air panas dan kemudian arahkan kepala ke atas mangkuk tersebut dengan handuk di atas kepala Anda untuk menjaga uap panas agar tidak keluar. Atau duduk di kamar mandi dengan pancuran air panas menyala. Anda dapat menggunakan uap panas beberapa kali sehari untuk meringankan gejala alergi.

    Hindari Asap Rokok dan Asap Lainnya
    Asap rokok dapat memperburuk gejala alergi Anda, memperburuk hidung yang tersumbat dan mata berair. Jika Anda merokok, maka berhentilah dan juga meminta orang lain di rumah Anda untuk berhenti merokok. Cobalah untuk menghindari tempat-tempat di mana orang merokok, memilih restoran, klub malam dan kamar hotel yang bebas asap rokok. Lebih baik juga untuk menghindari asap lain yang dapat memperburuk gejala alergi, seperti semprotan aerosol dan asap dari pembakaran kayu perapian.

 

Obat alami terbaik untuk menghilangkan Alergi

Obat alami terbaik untuk menghilangkan alergi – dikatakan tadi diatas dengan meningkatkan Vitamin D .
Banyak studi menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D mungkin menyebabkan gejala alergi atau membuat alergi bertambah buruk. Jika Anda memiliki alergi, cobalah untuk mendapatkan setidaknya 200 IU vitamin D setiap hari. Sumber vitamin D adalah minyak ikan dan lemak ikan, seperti tuna dan salmon, atau suplemen jika Anda tidak bisa mendapatkan vitamin D dari pola makan Anda. Meskipun Anda bisa mendapatkan vitamin D dari sinar matahari, Anda harus memakai tabir surya dengan SPF minimal 15, yang dapat memblokir vitamin D dan menghalangi sinar UV.

Obat herbal alami terbaik untuk menghilangkan Alergi yaitu dengan konsumsi  ” OMEGA LAMININE ” dan AMAZON PLUS 

 

Selengkapnya tentang LAMININE OMEGA +++

laminine omega +++

laminine omega +++

 

Selengkapnya tentang Amazon Plus

amazon plus obat herbal alergi

amazon plus obat herbal alergi

Langsung hubungi CS untuk pesan dan order obat herbal alami untuk atasi Alergi yang anda alami. Laminine omega +++ dan amazon plus terbaik untuk terapi pengobatan alergi yang Anda alami saat ini . Merupakan suplemen yang dapat mengobati ALergi dari dalam tubuh . Dengan LAMININE OMEGA PLUS meregenerasi sel yang rusak dan membantu meringankan rasa sakit serta membanttu mengobati sel – sel yang telah di regenerasi . Dengan dibantu AMAZON PLUS yang memberikan antioksidant yang tinggi yang membantu mempercepat penyembuhan penyakit yang anda derita . Kulit yang telah rusak akan menjadi halus kembali dan alergi yang Anda rasakan selama ini akan hilang bila Anda dengan rutin mengkonsumsi herbal alami laminine omega dan amazon plusnya .

Cara minum Laminine dan Amazon Plus

  • Cara konsumsi laminine pagi 1 kapsul dan 30 menit kemudian minum 3 sloci amazon plus yang tersedia dengan dilarutkan dalam 1 gelas air putih hangat , kemudian dilanjutkan malam hari 1 jam sebelum istirahat dengan minum laminine 2 kapsul dan 3 sloci amazon plus dilarutkan dalam air hangat 1 gelas .

Menjual Laminine omega plus asli dan original dari lifepharm , Amazon plus Asli dari bintang sejagat . Dapatkan Harga obat herbal termurah hanya di Toko Herbal Shop TAngerang , Toko online   b ;terpercaya .

Tidak menjual produk PALSU /KW

You may also like...

%d bloggers like this: